Terpaksa Panen, Petani Desa Andalas Cermin merasa sedih

Tulang bawang, andalascermin.desa.id | Resiko bertempat tinggal di daerah dataran rendah, yakni mudah terjadi banjir ketika volume air bertambah baik dari air hujan atau aliran air dari tempat yang lebih tinggi. Walaupun sebetulnya berlangganan banjir ini masih ada alternatif upaya agar penampungan air tertangani dengan benar dan tidak menyebabkan banjir diantaranya dengan cara membuat pintu air dan timbunan tanah di jalan tanggul.

Kejutan banjir yang biasanya terjadi hampir setiap 5 tahun sekali, tahun ini dua kali terjadi berturut-turut. Sejak 20 februari 2019 lalu hingga 1 maret 2019 debit air terus bertambah. Akibatnya berhektar-hektar tanaman singkong dan tanaman padi terpaksa dipanen lebih awal sebelum waktunya.

Terlihat jelas di jalan-jalang tanggul utama kampung, begitu banyak tumpukan karung singkong yang masih berukuran kecil terpaksa dipanen karena khawatir justeru singkong akan busuk dan gagal panen ketika dalam waktu lama terendam air.

Begitu pula tanaman Padi yang belum maksimal berwarna kuning pekat juga harus dipanen lebih dini karena khawatir tanaman tersebut justeru terendam seutuhnya dari akar hingga pucuk daunnya sehingga dapat menyebabkan gagal panen. Beruntung masih ada pedagang yang mau membeli hasil panen tersebut walaupun dengan harga yang rendah.

eri/acn

 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan