silaturrahmi ketua muslimat Tulang Bawang di kecamatan Rawa Pitu sampaikan 3 hal penting

Tulang Bawang, andalascermin.desa.id | Secara bahasa kata Muslimat artinya perempuan muslim. Dengan penampilan terbaiknya mereka  terlihat begitu santun dan anggun dalam menjalani aktivitas sehari-hari dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.  Mereka seolah tidak mengenal lelah dalam menebar kasih sayang di lingkungan sekitarnya, nampak begitu mulia tatkala melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada perbaikan umat,  membimbing generasi masa depan bangsa.

Mereka tidak hanya berkutat di dalam rumah tangganya saja, tetapi juga tidak pula mengabaikan ranah intern keluarganya. Mereka berbaur di masyarakat luas menjadi solusi dan inpirasi bagi lingkungan sekitar dan generasi muda. Mereka tidaklah berjumlah sedikit, mereka bersatu dalam sebuah wadah gerakan. Wadah gerakan-gerakan perempuan ini sangat banyak di Indonesia, salah satu diantaranya adalah jamaah muslimat NU.

Minggu 17 februari 2019, salah satu wadah gerakan yang ternaung dalam muslimat NU adakan pertemuan se kecamatan Rawa Pitu sebagai ajang silaturrahmi, memperkokoh ukhuwah, dan menambah wawasan pengetahuan. Dihadiri oleh lebih dari 100 orang dari 8 kampung. Hadir pula ketua muslimat PC NU Tulang Bawang ibu Hj. Solehah, S.Pd.I. serta bapak Juheni selaku kepala kampung Andalas Cermin.

Dalam sambutannya pada acara Selapanan yang berlangsung selama 5 jam tersebut yang berlangsung dengan lancar tersebut, pak Juheni mengatakan “ibu-ibu muslimat harus bergerak sebaik mungkin membentengi dirinya sendiri agar sanggup menjadi sebab terealisasinya penjagaan terhadap generasi bangsa dari akibat korban pergaulan di zaman canggih.  Untuk itu para kaum ibu harus lebih canggih dalam bertindak. Harus aktif di pengajian-pengajian, teliti, perhatian dan jangan bersikap acuh terhadap lingkungan masyarakat,

Sebagai ibu muslimat yang canggih artinya tidak hanya bisanya memarahi anak saja tanpa memberikan solusi dari problem yang dihadapi. Serta tidak terburu-buru menilai dan mengambil keputusan dan tindakan. Seorang muslimah sebagai makhluk ciptaan yang diberikan potensi terbaik dari Allah SWT. Dengan mudah bisa bergerak ke manapun menembus lapisan masyarakat.

Setelah acara istighotsah, Hj. Solehah, S.Pd.I. menyampaikan 3 point penting yang harus dimiliki oleh setiap Muslimah dalam upaya perbaikan Ummat dan  menghadapi tantangan zaman. Seorang muslimah hendaknya memiliki pribadi yang tangguh dan semangat yang tinggi dalam menempa diri dan beribadah.  Berani berjuang menegakkan agama, baik di lingkungan keluarga maupun di masyarakat luas.  Serta menjadi pribadi yang senantiasa memiliki karakter ikhlas dan jujur.

 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan