BUKBER AJAIB SIDEKA RAWA PITU DAN TIM BP2DK DARI IBUKOTA

Andalascermin.desa.id-BUKBER “Buka Bersama” kali pertama Sideka kecamatan Rawa Pitu dan sideka Kecamatan Penawar Aji dengan Tim BP2DK dari Jakarta serta Relawan TIK kabupaten Tulang Bawang. Dikatakan ajaib karena BUKBER kali ini berbeda dari BUKBER pada umumnya, bagaimana tidak, di sela-sela waktu  jelang maupun pasca BUKBER selalu diisi dengan informasi dan diskusi tentang sistem informasi desa. Walaupun demikian tidak ada yang merasa keberatan dengan kondisi tersebut, justeru antusiasme dari semua yang hadir mengalir santai namun serius.

Buka bersama yang sangat sederhana hanya dengan es cendol, air mineral dan snack, namun sangat mengesankan karena dibarengi dengan diskusi hangat terkait kinerja dan pembaharuan aplikasi Sideka versi 2.3.3 pada kedua kecamatan di tulang bawang tersebut yang di komandoi langsung oleh bang Ivan BP2DK.

BP2DK mendorong sinergi antara gerakan desa membangun yang mewakili arus bawah dan gerakan membangun desa yang mewakili arus atas. Sinergi ini dapat terwujud salah satunya melalui implementasi Sistem Informasi Desa dan Kawasan (SIDEKA) di 5076 desa prioritas di seluruh Indonesia (03/06).

SIDEKA sendiri  dikembangkan satu bulan setelah BP2DK berdiri, yaitu pada Desember 2014, Kedatangan tim BP2DK meninjau SIDEKA Tulang Bawang memberikan penguatan kinerja menuju target 2019,yaitu mampu menjadi bagian dari data tunggal yang dicanangkan oleh pemerintah pusat pada 2019 mendatang. Pada tinggat desa, SIDEKA menjadi landasan bagi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kegiatan Pemerintah Desa (RKPDes), dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes).

Pelatihan Sistem Informasi Desa dan Kawasan (SIDeKa) pada Sabtu 02 Juni 2018 di balai kampung Wonorejo merupakan proses awal menuju 7 hari peningkatan kualitas dan kinerja operator SIDEKA di kedua kecamatan diantaranya Penawar Aji dan Rawa Pitu. Selain upgrade SIDEKA dekstop versi 2.3.3 juga direncanakan akan ada pemetaan taham kedua di seluruh wilayah kecamatan tersebut, juga pelatihan jurnalistik sebagai penutup kegiatan.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. badar berkata:

    sudah bagus tinggal photo captionya aja….setelah dua paragraf diberi foto..setelah paragra keuda berikutnya di beri foto…ciri kas dari kecamatan rawa pitu dan penawar aji adalah setelah gambar unggulan diberi foto caption.. sebenarnya itu tidak perlu…oke lanutkan ….kejar tridarma

    • andalascermin berkata:

      waah,, harus begitu ya kalau mau peringkat pertama berita nasional.
      Loading laksanakan, terimakasih pak.

Tinggalkan Balasan