Assalamualaikum nya Air

Andalascermin.desa.id-Senin 19 Maret 2018, umumnya seseorang apabila hendak bertamu, mereka mengetuk pintu lalu mengucapkan salam “assalamualaikum” saat berada di depan rumah.

Mengucapkan salam atau mengetuk pintu merupakan simbol pemberitahuan dan permintaan izin agar diperkenankan masuk ke dalam rumah. Dengan salam tersebut juga, setidaknya akan membuat penghuni rumah bersiap-siap menyapa dan menjamu tamunya.

Seperti itulah potret air tergenang di sekitar rumah warga, debit air yang selalu bertambah 10 cm – 30 cm setiap harinya hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan surut. Air banjir sudah tepat berada di depan pintu, bahkan ada yang sudah masuk ke dalam rumah warga.

Banjir mulai meninggi dan meluas. Oleh karena hal itu, sudah ada sebagian warga yang mulai membuat tenda di jalan utama tanggul desa andalas cermin dan menempatinya.

Berbeda dengan sebagian warga yang membuat tenda di jalan utama tanggul desa, sekolah-sekolah yang ada di desa andalas cermin sudah mulai tidak nyaman lagi ditempati saat proses pembelajaran karena banjir yang memasuki ruang kelas, kini mulai mencari lokasi baru yang lebih aman dari banjir, misalnya MI Darul Hikmah Andalas Cermin yang telah beralih lokasi belajar di salahsatu rumah kosong warga di jalur seri satu karena gedung sekolah yang sudah mulai tergenang banjir sejak satu minggu yang lalu.

Hingga saat ini rata-rata ketinggian air beberapa sekolah di SDN Andalas cermin, SMPN 2 Rawapitu, dan AMAN 1 Rawapitu mencapai 1/2 meter, sedangkan sekolah MI Darul Hikmah sudah mencapai 1,5 meter.

 

SDN ANDALAS CERMIN

Mi DARUL HIKMAH

 


Adapun kondisi lahan pertanian padi para petani desa andalas cermin, sawah ladang mereka terlihat seperti hamparan laut lepas, sebagian tanaman padi yang sudah mulai menguning, tidak terlihat sama sekali karena terendam air banjir. Hanya ada sebagaian saja yang bisa dipanen.

Sedangkan tanaman singkong, berhektar-hektar milik warga pun terpaksa mulai dipanen padahal belum waktunya dipanen. Hal itu karena singkong dapat busuk jika lebih lama lagi terendam air. 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan