TIDAK MUDAH PETANI MENGAWALI TANAM PADINYA

Andalascermin_Dua kali panen dalam setahun, membuat para petani tidak memiliki waktu istirahat yang panjang dalam mengurus tanaman padinya. Dari awal persiapan membuat lahan cocok tanam, tebar bibit hingga panen raya, dibutuhkan kurun waktu sekitar 4 bulan dalam sekali panen.

Waktu tanam dalam setahun itu mereka sebut dengan waktu tanam “sadu” dan “rendeng”. Sadu merupakan waktu tanam pada musim kemarau, sedangkan rendeng adalah waktu tanam pada musim penghujan.

Pertanian menjadi sumber daya alam yang penting bagi bangsa Indonesia bahkan dunia. Tidak mudah mempertahankan mata pencaharian bercocok tanam yang dari dulu hingga sekarang menjadi mayoritas pekerjaan bagi warga desa Andalas Cermin, Apalagi di wilayah perkotaan yang latarbelakang mayoritas mata pencahariannya adalah perkantoran. Luas lahan yang lebih padat dengan bangunan rumah penduduk dibandingkan dengan wilayah pedesaan juga menjadi faktor pendukung.

Tidak hanya butuh tenaga yang cukup dalam perawatan tanaman padi, bergelut dengan hama dan penyakit tanaman, menjadi makanan sehari-hari bagi para petani, bahkan cuaca tak menentu dan modal tanam juga menjadi permasalahan yang perlu dicarikan solusinya.

 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan